Titik-titik embun itu hilang
tepat saat kita berpisah
untaian kata demi kata telah terucap
langit pun seakan ikut
merasakan kesedihan ini
ia mengirimkan setetes demi setetes air hujan
tuk menemani
tangisan dari seorang gadis
tuhan,kenapa sesakit ini?
Kenapa sepedih ini?
Kenapa kau ambil dirinya
untuk selamanya tuhan?
Aku belum sempat meminta maaf 
bahkan mengatakan kalau
aku mencintainya tuhan. . . .
Aku juga belum sempat
memeluknya tuk yang terakhir.
Tuhan,andai waktu bisa di putar.
Aku ingin kembali bersamanya.
Merasakan suka duka bersama.
Jika memang kami di takdirkan untuk tidak bersama didunia ini
izinkan kami bersatu di SurgaMu nanti.
Doa gadis itu dalam tangisnya
seakan malaikat mengamini dengan tangis mereka pula.
Sungguh indahnya cinta mereka
jika tidak di pisahkan
seorang gadis yang terus menangis
menangis dan menangis
kehilangan cinta sejatinya
sungguh ironi memang
sungguh kejam dunia ini.

#hanya cerita