Jakarta,

March, 20th  2012

SS4INA CONFIRMED 28-29 APRIL 2012 DI MEIS JAKARTA

DEG

Sebuah kalimat membuat seorang yeoja seketika menangis di tengah sore hari yang mendung, langit seolah turut merasakan apa yang di rasakan yeoja tersebut. Rambutnya yang panjang  dan bergelombang menari-nari terhembus oleh angin, terlihat ia berusaha menahan tangisnya agar tidak tumpah  ruah di kedua pipinya.

“benarkah ini terjadi Tuhan??” ucapnya lirih

Ia berlari menyusuri jalanan menuju rumahnya, sesampainya di rumah ia membanting pintu kamarnya dan menguncinya.

Hyun Jin Prov

Aku membanting pintu kamarku begitu keras, segera ku hamburkan badanku keatas bed , aku puaskan menangis di kamar setelah mengetahui INFO tersebut.

“ARGHHHHHHHH!!!!!!!!!!!!!! Kenapa harus terjadi???? Kenapa harus ada SS4INA??? Aku tidak akan bisa menonton mereka!!!! Kenapa harus sekarang!!!” Teriakku frustasi dan merusak  sprei yang terpasang di bed ku.

“kenapa di saat aku BARU mengenal mereka???”

“eommaaa appa aku harus bagaimana???” jeritku dalam tangis.

Tiba-tiba saja pintu kamarku di ketuk oleh dongsaengku.

“noona… noona kau baik-baik saja??” tanya dongsaengku Jung Taemin.

“Tinggalkan noona sendiri Taemin-ah” jawabku menahan tangis dengan menggigit bibir bawahku. Samar-samar  ku dengar ada suara seseorang yang sedang berbicara dengan Taemin, aku mengenal suara itu, suara itu berasal dari dongsaengku yang lain,  ia adalah dongsaeng pertamaku Jung Ki bum atau yang lebih biasa di panggil dengan sebutan Key.

“Ada apa Taemin-ah??” Tanyanya pada Taemin.

“molla hyung, sejak noona pulang kuliah dan kerja ia kacau”

“noona noona!!!” panggil mereka bersamaan.

“noona kalau kau tidak membuka pintu kamarmu akan ku dobrak!!!” Ancam Key.

Aku menuruti ucapan Key untuk membuka pintu kamarku, setidaknya untuk mengurangi resiko pintu kamarku di rusaknya, ia berbeda jauh dengan Taemin, wataknya keras bertolak belakang dengan wajahnya yang menurutku seperti baby, namun sebelumnya ku usap air mataku dan menarik napas agar aku sedikit tenang.

“ye, noona akan buka pintunya!!! Jangan kau rusak pintu ini!!!” jawabku ketus

Ku lihat sekilas ia tersenyum penuh kemenangan, aku hanya membalas senyumannya dengan senyuman sinis.

“noona kau kenapa?? Apa yang terjadi denganmu??” Tanya Taemin dengan wajah cemas.

“Aigooo, jangan berlaku seperti itu Taemin-ah, kau begitu imut, kalau saja kau bukan dongsaengku kau akan ku jadikan sebagai namjachinguku” batinku, ku gelengkan kepalaku untuk menghapus pikiran aneh itu.

“ noona apa kau sudah gila??” ucap Key yang langsung mendapat jitakan hangat di kepalanya.

PLETAKKKK

“Ya!! Noona kau apa-apaan huh??!!!” ucap Key kesal.

Aku dan Taemin hanya terkekeh geli melihat wajahnya saat kesal. Kesedihanku tentang Super Junior sedikit terobati dengan keberadaan kedua namja dongsaengku.

“noona kau tidak sedang putus cinta kan??” Tanya Taemin dengan wajah polosnya.

“Aisshhh!! Noona apa kau tidak bosan hah putus cinta terus???” Sambar Key.

Aku hanya memelototi Key. Aish dia itu adalah dongsaengku, kenapa di menjahiliku seperti itu??

“Hyung kalau kau tak ingin mati muda sebaiknya kau diam saja. Kau tahu kan jika noona sudah kacau seperti itu apapun dan siapapun di dekatnya akan jadi korban kekesalannya??” Bisik Taemin pada Key, namun masih bisa ku dengar dan ku lihat Key hanya mangut-manggut dan melihatku dengan cengiran mengejek.

Akupun mulai menceritakan apa yang membuatku seprti itu pada mereka. Yah dan sudah ku duga reaksi mereka terhadap ceritaku seperti apa.

“noona… kau sudah tidak waras!!!!” ucap mereka bersamaan sambil ngeloyor pergi dari hadapanku.

“Yak!!! Kalian tidak sopan!!!” Jeritku

Mungkin jika orang lain tahu aku frustasi karena apa, mereka akan heran kenapa aku sebegitu histeris dengan kedatangan mereka, mereka akan tertawa dengan sikap bodohku bagi mereka, tetapi aku tidak memusingkan pendapat orang lain, aku begitu mengagumi mereka, aku begitu mencintai mereka, karena mereka hidupku dulu yang penuh kesedihan terhapus sudah, disana pula ada seorang namja yang benar-benar aku cinta, bukan cinta seorang fans ke idolanya, melainkan seorang yeoja yang mencintai namja biasa, mungkin cinta ini cinta yang di luar akal sehat, tetapi menurutku ini adalah cinta yang wajar, dengan adanya kesempatan ini?? Kesempatan emas ini?

Akh.. aku… aku frustasi tak bisa melihat namja itu, namja yang hanya dengan suaranya mampu membuat hatiku teduh di saat aku menangis, di saat aku bersedih, di saat aku teringat akan mantan namjachinguku yang telah menyakitiku, di saat aku sedang tertawa bahagiapun suara namja itu mampu meneduhkan hatiku, mampu menggetarkan jiwaku.

Mungkin orang lain juga bepikiran seperti itu, ah tapi aku masa bodoh dengan pendapat orang lain, bagiku dia seperti air saat aku kehausan, ia seperti awan di saat sengatnya matahari, ia seperti hujan di saat kemarau, ia seperti kebahagiaan di saat tak ada keceriaan, ia mampu merubah hidupku yang dulu sepi tanpa kedua orang tuaku, tanpa seseorang yang menjadi tempat bersandarku, ahhh sulit sekali mendeskripsikan tentangnya, tentang seorang ART OF VOCAL KIM JONG WOON. Maka dari itu aku benar-benar ingin melihat mereka, melihatnya, Kim Jong Woonku. Apa itu permintaan yang berlebihan Tuhan??

Aku ingat saat-saat aku mengenal mereka, mengenal seorang Kim Jong Woon atau yang biasa di panggil dengan Yesung.

Flashback

Aku duduk termangu di kursi depan rumah, ku lihat langit begitu gelap tanpa ada cahaya bintang.

“eomma.. appa aku merindukanmu.. apa kalian tidak merindukanku?? Kenapa kalian tega meninggalkanku di saat usiaku masih muda?? Kenapa kalian tega menitipkan Taemin dan Key padaku?? Taemin masih kecil, ia masih 10 tahun eomma, masih membutuhkan kasih sayang kalian… Key juga mau menginjak remaja, masih membutuhkan bimbingan kalian… apa aku sanggup menjadi seorang noona sekaligus appa dan eomma bagi mereka???” batinku menangis

Kisah pilu memang, aku adalah Jung Hyun Jin di usiaku yang masih belia aku harus merawat kedua namdongsaengku, aku adalah anak keturunan asli Korea, tapi entah kenapa appa dan eomma bisa sampai di Indonesia. Kesan pertamaku tentang Indonesia adalah penduduknya ramah namun kadang tidak. Appa dan eommaku meninggal 3 tahun yang lalu karena kecelakaan saat akan mengantarku pergi sekolah, saat itu di tikungan jalan ada sebuah truk yang melaju kencang tanpa memperdulikan sekitarnya menabrak mobil appa, mobil appa jatuh terjungkal hingga beberapa meter dan berada di mulut jurang, kecelakaan itu mampu membuatku trauma permanen.

Karena kecelakaan itu aku selalu histeris bahkan sampai menangis jika melihat sebuah kecelakaan di depan mataku.Dalam kecelakaan itu aku hanya mendapatkan luka kecil. Syukurlah banyak warga yang menolong kami, tapi naas saat mereka mau menyelamatkan kedua orang tuaku, mobil yang di kendarai appa langsung meledak, aku mengis menjerit histeris. Mulai saat itu aku benar-benar kehilangan sosok appa dan eomma, sampai aku bertemu dengan Minho. Ia adalah seseorang yang berarti di hidupku, ia seperti appa sekaligus eomma bagiku, karena itu aku benar-benar mencintainya.

Drrttt Drrttt Drrttt

Getar ponsel mengagetkanku dari lamunanku, kulihat sebuah nama yang mampu membuatku tersenyum.

From: Minho my baby

Hyun Jin… bisakah besok kita bertemu di tempat biasa?? Ku tunggu kau jam istirahat sekolah.

Aku pun tersenyum, aku merindukannya, sejak kami sibuk mempersiapkan Ujian Nasional, kami jarang bertemu.

To: Minho My Baby

Apa kau merindukanku??? Hahahaha

Ye baiklah aku akan menemuimu.:*

Setelah aku membalas pesannya, tak ada tanda-tanda ia akan membalas pesanku.

“aneh sekali. Biasanya ia langsung membalas pesanku. Ah mungkin karena ia sedang belajar” ucapku sendiri.

 

 

 

 

~oOo~

 

 

TAMAN SEKOLAH

“Oppa…” panggilku sembari memberi tanda padanya. Ia pun mendekatiku.

“apa kau merindukanku oppa??” godaku cengengesan

“hyun jin, KITA PUTUS!!!” ucapnya tegas dan memberi tekanan pada kata PUTUS

“hahahaha oppa bercandamu sungguh membuatku jantungan. Kau tidak serius bukan??” tanyaku memastikan.

“berhentilah bersikap kekanakan Hyun Jin!!! Aku serius, aku mencintai gadis lain!! Ia 1000x lebih baik darimu!!!” ucapnya telak membuatku jatuh merosot di tanah dengan air mata yang menyeruak turun tanpa permisi.

“siapa?? Siapa gadis itu huh!!! Apa gadis murahan itu?? katamu apa?? Dia 1000x lebih baik dariku?? Justru dia 1000x LEBIH HINA DARIKU!!!” teriakku tepat di hadapan mukanya, aku tak menghiraukan pandangan aneh dari siswa-siswa lain yang lewat, bagiku ini jauh lebih menyakitkan.

Ku lihat ia berjalan tanpa memperdulikanku, sakit teramat  sakit hubungan yang sudah 3 tahun terjalin harus berakhir dengan pengkhiantan.

“Lihat saja nanti, siapa yang 1000x lebih baik diantara aku dengannya. Dan jika itu terbukti aku yang lebih baik dari gadis itu, kau akan kembali padaku bahkan sanggup berlutut di kakiku demi aku kembali padamu” batinku di sela tangis.

“dan untuk kau, siapa kau?? Gadis yang telah merebut Minho dariku sampai tega mencampakkanku, bukankah kau itu sudah punya kekasih??? Suatu saat nanti kau akan mengalami apa yang aku rasakan dan aku alami di campakkan oleh seseorang yang kau cinta sepenuh hati.”

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

Mulai saat itu aku sungguh merasakan rasa benci yang teramat dalam pada seseorang, pada gadis itu.

“kakak, apa kau membenciku??” Tanya Yuri gadis yang telah merebut Minho dariku.

“kau sudah tahu jawabannya kenapa kau masih bertanya??” ucapku ketus

“kak, aku tidak menyukai kak Minho, ia yang menyukaiku”

“IA MEMANG MENYUKAIMU TERLEBIH DAHULU, TAPI ITU TAK AKAN TERJADI KALAU SAJA KAU MAU MENURUTI OMONGANKU!!!” ucapku sedikit keras

“aku salah apa kak??”

“kau ini BODOH atau apa huh??!!! Salahmu apa?? Salahmu mendekati Minho terus menerus sehingga ia jatuh cinta padamu”

“tapi aku tidak mencintainya aku sudah mempunyai namja yang aku cinta sepenuh hati”

“SEHARUSNYA KAU PIKIRKAN ITU TERLEBIH DAHULU SEBELUM KAU MENDEKATI MINHO!! SUDAH AKU KATAKAN BUKAN??!! JIKA MINHO MENDEKATIMU ATAU BAHKAN MENGIRIMMU PESAN KAU ABAIKAN??? AKU SUDAH MENEGURMU BAIK-BAIK, TAPI APA YANG KAU LAKUKAN?!! KAU ACUHKAN SETIAP OMONGANKU!! SEKARANG KAU MERASAKAN BUKAN BAGAIMANA RASANYA DI CAMPAKKAN OLEH KEKASIHMU!!” ucapku penuh emosi

“maafkan aku kak, tolong cabut kutukanmu itu” ucapnya dengan memohon

“hah??!! Apa yang dia bilang tadi? Kutukan? Ia kira aku seorang penyihir??” batinku

“ITU BUKAN URUSANKU!!!”

Aku hanya mengacuhkannya dan pergi meninggalkannya dengan senyuman sinis penuh kemenangan.

 

~oOo~

 

A few days later

 

“Victoria antar aku ke perpustakaan, ayolah!!” ajakku sedikit memaksa pada Victoria sahabatku

“ye sebentar aku mengerjakan tugas dulu” ucapnya

“aish!! Kau sih tadi malah pergi ke kantin saat aku mengerjakannya” ucapku kesal

“ya selesai…. ayo” ucapnya dengan menarik lengan tanganku.

 

Di  koridor sekolah aku melihat Minho dengan temannya sedang bersenda gurau, aku begitu memperhatikannya dan mengabaikan apa di sekitarku. Saat aku melihatnya kembali, aku berusaha keras untuk menahan rasa cinta ini agar aku tidak terlalu lemah di hadapan namja yang mencampakkanku, sebagaimanapun aku mencintainya aku lebih mencintai harga diriku. Tetapi apa nyatanya?? Hati lebih berkuasa daripada logika, genangan air mataku di pelupuk mata akhirnya jatuh juga.

“Hyun Jin” sayup-sayup ku dengar Victoria memanggilku namun tetap aku mengacuhkannya.

“YAK!! Hyun Jin!!!” teriaknya tepat di telingaku.

“Yak!!!”

“sudahlah Hyun Jin, ia telah menyakitimu. Kau harus mampu melupakannya”

“tapi….” Belum sempat aku melanjutkan omonganku, ia sudah memotongnya

“tapi kau mencintainya? Kau itu bodoh atau apa sih?? Jika kau tanamkan kata kau mencintainya dan tidak bisa melupakannya itu akan terus tertanam pada hatimu, jika sebaliknya? Ku yakin kau pasti bisa Hyun Jin!!!”

Victoria benar, aku harus mampu melupakannya, sekilas kulihat ia melihatku, cepat-cepat ku seret Victoria untuk pergi meninggalkan koridor dan menuju perpustakaan.

“ppaliwa aku ingin menggila di perpustakaan!!” ucapku dengan menyeret tangan Victoria.

 

@Perpustakaan

 

“Haloooo  Jonghyun ahjussi” ucapku ceria dan mengagetkan Jonghyun ahjussi

“Yak!! Kau teramat tidak sopan Hyun Jin!!” ucapnya sembari menjitak kepalaku.

“Appo… ahjussi apa servernya sudah di buka??”

“waeyo?? Kau ke sini untuk membaca atau browsing?”

“aku ingin membacalah!!”

“lalu kenapa menanyakan server??”

“hehehe membaca lewat Internet :D”

“kenapa tidak di ruangan computer saja?”

“malas. Yang ada di ganggu terus”

“apa kelasmu tidak ada guru??”

“seperti yang kau lihat, jika aku tidak ada disini berarti kelasku masuk begitu sebaliknya”

“ya ya ya baiklah!!  Berbicara denganmu itu harus menyiapkan pertanyaan ekstra!!”

“hahahahaha maka dari itu izinkanlah…”

“ya serah padamu saja”

 

Aku mulai mengaktifkan layar monitor setelah menekan tombol power di CPU, sebelum menjelajah Internet terlebih dahulu aku membuka folder music dan memasang headphone. Beberapa web aku buka, namun tanganku terhenti mengklik saat aku mendengar lagu Korea yang asyik untuk di dengar, tanpa terasa aku mengikuti tiap lyricnya, sangat mudah untukku mengikutinya mengingat aku keturunan Korea, aku pun mengoyang-goyangkan kepalaku. Karena penasran aku membuka winamp dan mendapati judul lagu yang ku dengar barusan. “SORRY SORRY- SUPER JUNIOR”.

“Hei siapa itu Super Junior??” batinku

Setelah mengetahui judul lagu yang menurutku asyik, aku mengetikkan nama SUPER JUNIOR di sebuah mesin pencarian, munculah beberapa berita tentang mereka.

“rupanya mereka itu orang terkenal, ahhh Hyunjin neo baboya!!! Kau itu orang Korea, kenapa kau tidak tahu huh???” batinku seraya memukul kepalaku.

Sesaat aku akan mengklik salah satu berita tentang mereka, sebuah pesan masuk dalam ponselku.

FROM: TIFFANY :p

Hei Hyunjin kau ada dimana?? Cepat masuK!! Ibu Jessica sudah masuk.

TO: TIFFANY :p

Aku akan kesana, terima kasih.

Setelah membaca pesan itu aku buru-buru menclose tab dan mematikan computer tanpa mengetahui siapa itu SUPER JUNIOR. Ku tarik paksa tangan Victoria yang sedang asyik bermain Game Online.

“YAK!! YAK!! Hyun Jin lepaskan!! Sakit tahu!!!”

Aku  menghiraukannya dan tetap pergi ke kelas.

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = == = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

 

SMA Nusa Bangsa Jakarta

May, 07th  2011

Hari ini adalah hari perpisahan sekolahku, entah mengapa kesedihan itu kembali menghiasi hatiku, bukan karena harus meninggalkan sekolah ini, bukan karena itu, siapapun  pasti akan sangat senang hati meninggalkan sekolah dengan predikat LULUS. Karena harus berpisah dengan teman-teman?? Itu pasti, siapa sih orang yang tidak sedih jika harus berpisah dengan teman-teman mereka yang selama 3 tahun selalu bersama??

Tapi kesedihan ini jauh lebih dalam, ya sipa lagi kalau bukan karena Minho?? Aku tak akan pernah bertemu dengan dia lagi.Saat aku mengenang kenanganku dengan Minho, tiba-tiba saja aku mendengar sebait lagu dari penampilan Modern Dance.

Bounce to you, bounce to you,
Nae gaseumeun neol janghae jabil sudo
Eobseul mankeum ddwigo itneungeol
Break it down to you, down to you,
Nae gaseumi neo, neol gajji
Motandamyeon meomchul georanda (nal barabwara)

Bolkamakla, bolkamakla, boklamakla na gateun namja
Bonchemanche, bonchemanche, bonchemanche doraseo bwado
Bogobwado, bogobwado, bogobwado na bakke eobtda
Bonamana, bonamana, bonamana (Baby, you turn it up now)

More lyrics: http://www.lyricsmode.com/lyrics/s/super_junior/#share

“lagu ini?? Kenapa begitu asyik?? Siapa penyanyinya?? Apakah itu salah satu lagu dari SUPER JUNIOR??” batinku

“YAK!!! Hyun jin kau benar-benar gadis bodoh!! Kenapa tidak kau tanyakan saja pada keempat sahabatmu?? Bukannya mereka itu menyukai orang-orang Korea??”

Aku pun mengirim pesan kepada mereka yang isinya sama.

TO: Hyebin, Rae hee, Euhyun, Yeon hyo

Hari minggu kita kumpul di rumah Hyebin, ada yang mau aku tanyakan. Oke!!

Salam hangat dari seorang gadis yang manis.

Eitsss kalian tak boleh protes pada kalimatku yang terakhir.

Hahahahahaha;p

 

Aku tersenyum setelah mengirim pesan itu, sudah ku pastikan reaksi mereka apa dan kalimat apa yang mereka balas pada pesan mereka. “hoeeeeeekkkkkkkk”

 

~oOo~

 

“Hei berhentilah bercanda sendiri dan mengacuhkanku!!!” ucapku kesal.

“ahahahaha maafkan saya NYONYA!!!” ucap Yeon Hyo dengan mengejek.

Aku hanya cemberut mendengarnya.

“sudah-sudah kasihan dia kita goda terus menerus” ucap Euhyun

“apa yang mau kau tanyakan??” timpal Rae hee

“janji ya kalian tidak boleh mentertawakanku!!” ucapku sedikit ragu

“CEPAT KATAKAN!!!” ucap mereka berbarengan dan membuatku sedikit ketakutan.

“Hahahahahahahahahahahahahaha”  Tawa kami bersamaan.

“cukup!!! Aku ingin bertanya siapa itu SUPER JUNIOR???”  tanyaku yang berhasil membuat mereka kembali tertawa.

“YAK!! Kalian!! Ya sudah kalau kalian tidak memberitahuku, aku pulang!!!”  ancamku.

“Aish!!! Segitu saja sudah marah, ya sudah aku ambil poster mereka dulu” ujar Hyebin

“kalau kau sudah tahu mereka jangan sekali-kali melirik Ikanku LEE DONGHAE!!” ucap Euhyun

“juga MY EVIL PRINCE CHO KYUHYUN!!” timpal Yeon hyo

“dan juga KIM HEECHULKU!!!” tungkas Rae hee

“serta CHOI SIWONKU!!!!” ucap Hyebin tiba-tiba.

“YAK!!! Nama-nama yang kalian sebutkan tadi aku pun tidak tahu seperti apa mereka dan wujud seperti apa??” dengusku

“wujud mereka seperti malaikat yang turun di dunia ini” ucap mereka berbarengan lagi.==”

“nah ini dia SUPER JUNIOR” ucap Hyebin menyerahkan selembar poster padaku.

Namun pandangan mataku tertuju pada sosok yang menurutku ia adalah yang paling tampan dari yang lain. Wajahnya yang imut, lucu dan menurutku menggemaskan dengan rambutnya yang acak-acakkan dari yang lain.

“itu siapa??” tanyaku dengan menunjuk manusia yang ku pandang itu.

“mereka bukan LEE DONGHAE, CHOI SIWON, KIM HEECHUL  dan CHO KYUHYUN kan???” tanyaku memastikan.

“Yap tepat sekali, dia adalah si kepala besar, si tangan kecil, si penari aneh, bapaknya ddangkoma, KIM JONG WOON atau yang biasa di sebut YESUNG” ucap mereka berbarengan untuk kesekian kalinya.=,=”

“kau menyukainya??” Tanya Rae hee mengintimidasi.

“menurutmu???” tanyaku balik.

 

 

~oOo~

Entah mengapa setelah melihat namja itu aku selalu tersenyum. Aku pun mulai mencari tahu tentang mereka. Siapa itu Park Jung Soo atau Leeteuk, siapa itu Kim Heechul, siapa itu Hangeng, siapa itu Yesung,siapa itu Kangin,  siapa itu Shindong, siapa itu Sungmin, siapa itu Eunhyuk, siapa itu Donghae, siapa itu Siwon, siapa itu Ryeowook, siapa itu Kibum dan siapa itu Kyuhyun??

Di tambah lagi dengan siapa itu Zhoumi dan Henry?? Dan lebih penting apa arti dari ELF atau EverLasting Friends?? Juga arti dari semboyan 13elieve In their prom15e??

Aku juga mulai mencari tahu bagaimana perjalanan hidup mereka, bahkan dari nol sampai sekarang aku berusaha mencari tahu tentang mereka. Jika di ingat lagi rintangan mereka yang mereka lalui, itu membuatku menangis, bukan… bukan karena aku ikut-ikut, tapi karena perjuangan mereka sampai berbuah manis, bahkan saat mereka sudah seperti ini pun, banyak rintangan yang menghadang, itu yang membuatku menangis.

Cobaan demi cobaan selalu datang, di mulai saat debut mereka, saat Kangin harus menabrak lari seseorang dan di haruskan menjalani wajib militer, saat Kibum harus mementingkan karier aktingnya, saat Hangeng harus keluar dengan kemauannya karena kontrak yang tidak adil, saat mereka mengalami kecelakaan, saat Donghae harus kehilangan ayahnya ,  Ahhh aku tidak bisa mendeskripsikan bagaimana perjuangan mereka, karena satu kalimat atau dua kalimat bahkan satu paragraf pun tidak bisa melukiskan bagaimana perjuangan mereka. Mengenal mereka adalah keberuntungan bagiku, mengenal mereka adalah belajar bagaimana sebuah keluarga, sebuah persahabatan, sebuah cinta, dan betapa berartinya hidup ini. Kadang aku ingin berbicara langsung dengan mereka, banyak pertanyaan-pertanyaan yang ingin aku tanyakan pada mereka, tapi itu apakah jadi kenyataan???

 

 

FLASHBACK END

 

Aku kembali menangis di kamar, tak ku perdulikan teriakan-teriakan dari kedua dongsaengku, mereka tidak bisa merasakan apa yang ku rasa. Aku membuka buku catatanku, ku curahkan semuanya pada buku itu, mungkin lebih baik menceritakan sesuatu pada benda mati jika harus bercerita pada orang lain, ada yang tulus mendengarkan atau ada yang hanya pura-pura mendengarkan, tetapi dibalik kita mereka justru menggunjingkan kita, itulah pikirku yang membuatku tertutup pada orang lain.

Selain menceritakan pada sebuah buku, seringkali aku berbicara pada poster-poster Yesung dan yang lain, haha anggaplah aku sedang mengobrol dengan mereka.

 

March, 20th 2012

Haiii aku ingin menceritakan kisahku.  Hari ini adalah hari bersejarah bagi E LF Indonesia, karena hari ini adalah hari di mana di umumkan SS4 INA, dan juga SuShow pertama di Indonesia, inilah hasil dari penantian ELF Indonesia selama bertahun-tahun, dan sekarang?? Ini bukan hanya mimpi, biarpun hanya mimpi, mimpi ini sudah menjadi kenyataan sama seperti lagu Kyuhyun oppa HOPE IS A DREAM THAT DOESN’T SLEEP. Malam ini juga mendung, langit tak berkenan berbagi sinar bintangnya pada sang bumi, malam ini pula aku masih di rundung kesedihan, tentang info tadi sore yang aku baca, yang berhasil membuatku menangis lagi untuk yang pertama kalinya, sejak kehilangan kedua orang tuaku dan sejak kehilangan Minho, jujur aku adalah orang yang jika mengidolakan seseorang aku tidak seperti ini, tapi entah kenapa mulai saat itu mulai saat dimana aku mengenal mereka aku seperti terjerat olehnya.

SUPER JUNIOR itu seperti lingkaran hitam menurutku, lingkaran hitam yang membuat semua orang yang mengenalnya rela untuk terjun ke dunianya, rela mengosongkan hati untuk mereka isi. Kau tahu aku sedih kenapa?? Karena aku tidak bisa melihat konser mereka, tidak bisa melihat Yesungku. Aku… aku seperti orang gila, yang kubutuhkan adalah keajaiban, menemukan uang satu koper untuk membeli tiket juga untuk kelangsungan hidupku dan dongsaeng-dongsaeng ku. Hahahaha kurasa tak ada keajaiban seperti itu.

Andai appa dan eomma masih hidup, andai aku tidak di tumpahkan beban yang aku sendiri belum siap, mungkin uang yang ku tabung ini untuk membeli semua tentang mereka, aku seperti fans yang kurang baik, aku bahkan tidak mempunyai satu album pun dari mereka, aku hanya mempunyai lagu-lagu mereka di ponselku, dan beribu foto mereka, ya hanya bermodal ponsel aku mengenal mereka. Apa aku bukan fans yang baik??

Di satu sisi hatiku menjawab kalau seorang fans bukan di aplikasikan seperti itu, tetapi cukup mensupport mereka, mendoakan mereka dan tidak mengkhianati mereka. Kau tahu?? Sepertinya banyak ELF yang di landa kegalauan karena tidak bisa melihat mereka, apakah mereka seperti aku?? Hahaha entahlah….

Aku juga menceritakan kegalauanku pada sahabat-sahabatku, dan kau tahu apa jawaban mereka “PRAY FOR MIRACLE”, yaaa… aku percaya itu, aku percaya….

 

-Jung Hyun Jin-

 

 

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

 

Jakarta, April 27th 2012

“aishhh!!! sial hari ini aku terlambat pergi kerja, kemana dua bocah setan itu?? Tumben sekali mereka tidak membangunkanku, awas saja mereka!!!” ucapku kesal sambil buru-buru masuk ke kamar mandi. Tidak membutuhkan waktu lama bagiku untuk mandi,karena mandiku secepat kilat untuk pagi ini. Untung tidak ada mata kuliah, jadi aku bisa pergi bekerja sampai malam.

Di jalan seperti biasa Jakarta panas dan macet.

“haduuhhh sampai kapan sih Jakarta tidak seperti ini??” ucapku sambil mengibas-ngibaskan tanganku sebagai pengganti kipas, ku lihat di jalan ada beberapa ELF yang berlalu lalang.

“Tunggu, tanggal berapa ini??” ku lihat ponselku untuk memastikan tanggal berapa.

“Tanggal 27 April, berarti oppadeul akan mendarat ke Indonesia hari ini?? Pantas saja banyak ELF berlalu lalang di jalan, mainhae oppa untuk menjemputmu pun aku tidak bisa” ucapku pelan.
~oOo~

Malam hari….

Jalanan kota Jakarta cukup lenggang, yah bagaimana tidak lenggang, sudah tengah malam.

“sudah tanggal 28 April ya?? Apakah nanti malam aku sanggup melewatinya???” desahku

Saat di tengah jalan, aku menemukan sesuatu yang menurutku aneh di pandang, aku pun menunduk dan mencoba mengambilnya, saat aku hendak berdiri kulihat sebuah mobil dengan kecepetan tinggi akan menabrakku, terlintas sekelebat bayangan saat aku, appa dan eomma mengalami kecelakaan.

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA” teriakku  dan menutup mataku karena terkena silau lampu mobil, aku menunduk dan menangis.

“Key, taaemin maafkan noona, tidak bisa menjaga kalian dengan baik” batinku, sayup-sayup kudengar suara orang lain yang panik, tunggu itu bukan bahasa indonesia, melainkan bahasa korea, apakah…. Semuanya telah gelap.

Hyun jin pov End

~oOo~

Author Pov

Di dalam ruangan terlihat beberapa namja yang sedang panik, raut mukanya tergambar jelas kalau mereka seperti melakukan perjalanan jauh, di sana pula terlihat seorang gadis sedang berbaring di sofa dan seorang namja berperawakan sedang namun mempunyai ukuran kepala cukup besar sedang memperhatikan setiap lekukan wajah gadis itu, sesekali ia mengusap wajah gadis itu dengan kain basah.

“Hyung, kenapa kita tidak membawa dia ke Rumah sakit saja??” usul seorang namja jangkung yang terlihat masih muda.

“YAK!! Neo baboya!! Kalau kita membawa dia ke Rumah Sakit yang ada bukannya kita menolongnya, tetapi itu justru membuat kita di curigai” ucap namja yang lebih tua dari namja lainnya.

“lalu kita harus bagaimana hyung??” tanya namja yang bermata kelinci.

“tunggu sampai ia sadar, Yesungie apakah ia sudah sadar??” tanya namja itu pada namja yang merawat gadis tersebut.

“ku rasa belum teuki hyung”  jawab Yesung pada namja yang menjadi pusat pertanyaan namja-namja lainnya – yang bernama Leeteuk.

“ wookie buatkan sup untuknya saat ia sadar” perintah Yesung pada namja yang di panggil wookie

“ne hyung” jawabnya

“kyunnie, hyukkie, hae-ya, minnie tolong belikan baju untuk gadis ini” perintah Yesung

“tapi hyung, aku sedang bermain game,ah shireo!!!” tolak Kyuhyun

“apa hyung berniat untuk menggantikan baju gadis itu?” Tanya Eunhyuk mengintimidasi dan mendapat jitakan hangat dari Yesung.

“Yak!!! Kau monyet Yadong!!!” ucap Yesung dengan menyipitkan matanya membuat Eunhyuk bergidig ngeri.?

~oOo~

“aku ada di mana??” ucap seorang gadis setengah sadar. Gadis itu melihat-lihat apa yang terjadi pada dirinya.

“YAK!!! Bajuku??” Teriak gadis itu yang membuat seorang namja yang berada di ruangan itu terbangun.

“Yak!! Agasshi, berhentilah berteriak seperti itu.” Tegur seorang namja dengan bahas Koreanya.

“Eh?? Kau orang korea??” Tanya gadis itu dengan bahasa Korea.

“Ye, kau mengerti bahasaku??” Tanya namja itu.

“aku orang Korea, tapi lama di Indonesia” jawab gadis itu

“pantas saja, saat aku mengusap wajahmu, wajahmu  seperti orang Korea.”

“kau mengusap wajahku?? YAK!! Kau hidung belang!!” teriak gadis itu dan melempar sebuah bantal pada namja itu.

“Hyung kau apa-apaan huh??!!” Tanya seorang namja lagi dari belakang pintu sebuah kamar dengan memegang sebuah starcraft.

“kau??? Aku tidak sedang bermimpikan?? Apa kalian Super Junior” Tanya gadis itu dengan wajah yang tak percayanya.

“kau mengenal kami??” tanya namja yang di rasa lebih tua dari kedua namja itu.

“Leeteuk oppa?? Aku ELF”

“ada apa hyung??” tanya dua namja bersamaan.

“Eunhae oppa??”

“ada apa sih ribut sekali??” tanya namja berwajah imut muncul di sela-sela pintu dan membuat ketiga namja lainnya berkumpul.

“Yak!!! ini bukan mimpi kan??”

“kau Teuk oppa?? Siwon oppa?? Eunhyuk oppa?? Donghae oppa?? Sungmin oppa?? Kyu oppa? Wookie oppa?? Shindong oppa??” ucap gadis itu dengan mengucek-ngucek matanya.

“tunggu!!! di mana Yesung oppa??” tanya gadis itu.

“Dia yang kau lempar dengan bantal tadi, dia juga yang merawatmu” jawab namja yang sedang memegang sebuah PSP

Setelah mendengar jawaban namja itu, gadis itu langsung menoleh pada korban lemparannya, dan melempar sebuah cengiran aneh.

Author pov End

Hyun Jin Pov

“Ya Tuhaannnn kenapa bisa seperti ini?? aish!!! Hyun Jin kau benar-benar BODOH tidak mengenal namja yang kau cinta dan kau kagumi.” batinku

“Yesung-ssi, mianhamnida.. Aku tidak sengaja, aku juga tidak tahu kau Yesung, saat itu aku masih setengah sadar” sesalku

“Gwenchana” jawabnya dan melemparkan senyumnya

“Aigooo… aku bisa meleleh di tempat, senyummu membuatku sulit bernafas oppa” ucapku dalam hati

“Apakah ini mimpi? Aku melihat sendiri ia tersenyum tanpa ada batasan diantara mata, Ya Tuhan, aku benar-benar seperti tak sanggup untuk berdiri lagi” ujarku dalam hati dan tetap tak berhenti melihat manik matanya.

“Ehem” suara deheman seorang namja membuyarkan aktifitasku mengagumi sosok namja yang ada di hadapku.
Kutoleh asal suara itu dan aku lihat cekikikan geli dari tiga namja sekaligus, ya mereka adalah Kyuhyun oppa, Eunhyuk oppa, dan Wookie oppa.
Kuseringaikan tatapan tajam untuk menyuruh mereka berhenti tertawa seperti itu.

“agashi” suara Yesung oppa menghentakkanku.

“Nde?” tanyaku

“kau menginjak kakiku” jawabnya dengan wajah polos, sukses membuat semua member Super Junior tertawa terpingkal-pingkal dan membuatku menunduk dalam diam.

“GOD!! Hyunjin kau benar-benar bodoh!!” rutukku dalam hati, sudah kupastikan wajahku bersemu merah seperti kepiting rebus.

“sudah-sudah hentikan, kasihan dia”  perintah sang leader Leeteuk oppa, tetapi tidak diindahkan oleh Kyuhyun yang masih tertawa terbahak-bahak sampai ia mendapat jitakan oleh ke delapan member sekaligus.

“YAK!!! Apa-apaan kalian huh?!!” teriak Kyuhyun oppa kepada oppadeul semua.

“Agashi, neo gwenchana?” tanya Yesung oppa padaku.

“nan gwenchana oppa, oops mianhamnida, maksudku Yesung-ssi” ujarku sambil menutup mulutku.

“hahahaha kau lucu sekali, hemh panggil saja oppa, dan siapa namamu?” tanyanya lagi yang berhasil membuatku mematung.

“gosh!! Dia bilang aku lucu?” ujarku dalam hati dan membuatku senyum-senyum tak jelas.

“agashi?? Kau……” belum sempat ia melanjutkan kalimatnya, aku segera memotongnya.

“panggil saja aku Hyunjin, Jung Hyun Jin” ujarku seraya membungkukan setengah badanku, tapi naas…..

JEDAGGG

kepalaku dan kepala Yesung berbenturan.

Aku dan dia sama-sama memegang kepala yang sakit akibat insiden itu, dan kami hanya diam, ya hanya diam dan saling menyunggingkan seulas senyum.
“YAK!! Kalian berhentilah seperti itu” teriak Leeteuk yang membuatku salah tingkah

“Hyunjin-ah, kau menginaplah sementara disini, ini masih malam” tambahnya

“gamsahamnida oppa, aku akan menghubungi kedua dongsaengku” ujarku dengan membungkukan badanku.

“orang tuamu?” tanya Yesung membuatku tercekat dan tidak menyadari setetes cairan bening membasahi pipiku.

“uljima, mianhamnida Hyunnie” ujarnya sembari mengusap air mataku.

“oppa andai kau tahu, aku begitu mencintaimu” ucapku dalam hati di sela-sela tangisku.

“Hyun Jin-ah kau istirahatlah, ini masih malam” perintah Leeteuk oppa

“Nde oppa, gamsahamnida” ujarku.

Semua member Super Junior pergi ke kamar masing-masing, tak terkecuali Yesung oppa, sempat sekilas kulihat ia tersenyum padaku dan mengucapkan “GOOD NIGHT, Sweet Dream Hyun Jin”.

Hyun Jin Pov End

 

 

~oOo~

Author pov

 

 

 

Seorang gadis tengah berjalan mondar-mandir di sebuah ruangan pada suatu malam, jari-jarinya ia tautkan bersamaan dengan gerutuan-gerutuan tak jelas.

“kenapa aku maih merindukannya, merindukan orang yang telah mencampakkanku?? kenapa aku masih mengingatnya di saat aku sendiri??” ujar gadis itu.

Ia terus saja mondar mandir sampai ia tertuju pada sebuah piano, ia duduk dengan manis dan jemarinya mulai memainkan tuts-tuts piano tersebut.  MEMORIES – SUPER JUNIOR  lagu yang ia mainkan.

saranghae tjanha uri hamkkehan manheun nal dongan
hamkke apahaetjanha seoroui irin juldo moreugo

neon eodi inneun geoni naui moksori deullijil annni
apeun nae simjangi neoreul chatneunda neoreul bureunda michidorok

gaseumi nunmuri tto neoui gieogi
han bangul han bangul tto nae gaseume heulleo naerinda
ureodo ureodo jiwojiji annneun gieogeul ttara
oneuldo bin nae gaseumeul tto jeoksinda

johahaetjanha jageun nae misoe useojwotjanha
hamkke ureosseotjanha naui nunmure apahaetjanha

jigeum eodi inneun geoni jichin nae moseubi boijil annni
apeun nae simjangi neoreul chatneunda neoreul bureunda michidorok

gaseumi nunmuri tto neoui gieogi
han bangul han bangul tto nae gaseume heulleo naerinda
ureodo ureodo jiwojiji annneun gieogeul ttara
oneuldo bin nae gaseumeul tto jeoksinda
naegero dorawajullae maeil ne ireum bureumyeo
jichin gidarim soge neoreul chaja hemaeneun najanha

sarangi nunmuri neowaui chueogi
han bangul han bangul tto nae gaseume heulleo naerinda
ureodo ureodo jiwojiji annneun gieogeul ttara
oneuldo bin nae gaseumeul tto jeoksinda

“lagu ini untukmu oppa….” Ujar gadis itu dengan meneteskan air mata.

Tanpa di sadari gadis itu, seorang namja tengah melihatnya dengan pandangan yang sulit di artikan.

= = = = = = = = = = = = = = == = = = = = = == = = = = = = = == = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

Jakarta, April, 28th 2012

10.00 WIB

Di sebuah ruangan terlihat seorang gadis yang memakai jeans dan kaos sedang berbicara dengan seorang namja yang berpenampilan biasa.

“Gamsa oppa, aku akan pergi sekarang” ujar seorang gadis seraya membungkukkan badannya.

“Tungu Hyun Jin-ah, apa nanti malam kau akan melihat Super Show kami??” Tanya seorang namja pada gadis yang bernama Hyun Jin.

“Mianhamnida Yesung oppa, untuk sekarang aku tidak bisa melihat konser kalian” jawab Hyun Jin dengan senyuman miris.

“nde, aku mengerti, tapi ku harap kau bisa melihat kami” ujar Yesung.

“Mianhamnida oppa….” Sesal gadis itu.

~oOo~

In other place

“Hyung, sepertinya Yesung Hyung menyukai gadis itu” ujar seorang namja berwajah imut.

“Iya hyung aku juga meraskan yang sama, aku setuju apa kata Wookie Hyung” ujar seorang namja yang dengan santainya duduk dan memainkan sebuah PSP.

“Yak!! Kyu, kau dari tadi hanya fokus pada game bodohmu itu, bagaimana kau bisa tahu??” Tanya seorang namja yang berbadan kecil.

“YAK!! Monyet jangan kau pernah katakan gameku ini game bodoh!!” timpal namja yang bernama Kyuhyun tersebut sehingga mendapat sebuah jitakan hangat dari namja yang di panggil dengan sebutan Monyet.

“sudah-sudah kalian ribut terus, kita pikirkan bagaimana agar Yesung bisa bertemu dengan gadis itu lagi” ujar seorang namja yang mempunyai dimple di pipinya.

“bagaimana kalau kita culik saja dan kita seret ke konser kita?? Dan kita pesan kursi di kelas VIP, atau kita bawa saja dia ke ruang rias di backstage??” usul seorang namja yang membuat semua namja di ruangan itu tercengang,

“Yak!! Siwonnie sejak kapan kau berpikiran evil seperti itu??” ucap Sungmin

“eh?? Memangnya aku berbicara apa hyung??” tanya Siwon tak mengerti.

“YAK!! Kau bodoh sekali Hyung!!” timpal Kyuhyun

“DIAM KAU SETAN!!!” ucap semua member yang membuat Kyuhyun bergidig ngeri.

“kita jalankan rencana Siwon!!” perintah Leeteuk

“kalau pendeta sudah jadi iblis saja, mereka mau menuruti, tapi kalau usul dari rajanya iblis, mana mau mereka menuruti?” gerutu Kyuhyun.

“ITU KARENA SEMUA USULMU ITU SESAT!!!” ujar semua member.

“YAK!! Kalian mendengarnya?? Apa usul Siwon hyung itu tidak sesat??” protes Kyuhyun.

Semua member memelototi Kyuhyun sampai ada sebuah suara yang mengagetkan mereka.

BRAAAKKKK

“Yak!! Hyung!!” protes Kyu, tapi tidak diindahkan oleh namja yang membanting pintu tersebut

“kau kenapa??” tanya Leeteuk selaku leader

“Hyung, sepertinya aku menyukai gadis itu. Ia berbeda dari gadis manapun” jawabnya

“Yesung Hyung, kau tidak bercanda kan?? Wahahahahahaha kau cepat sekali menyukainya??” Ujar Donghae polos.

“DIAM KAU LEE DONGHAE!!!” ujar Yesung dengan wajah seram membuat semua orang kabur dari ruangan tersebut.

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

“Kyu, apa kau sudah mencari informasi tentang gadis itu?” Tanya seorang namja di seberang telepon sana.

“sudah Hyung, jalankan rencana kita.” Jawab Kyu

“kau SMS Sungmin untuk segera membelikan gaun malam untuk gadis itu dan menyewakan sebuah salon” tambah suara itu.

“YAK!! Kenapa harus aku lagi hyung?? Kenapa bukan Eunhyuk Hyung, Donghae Hyung, atau yang lainnya??” protes Kyu.

“KARENA KAU MAGNAE BODOH!!!!” teriak suara itu.

“YAK!!! LEETEUK AHJUSSI!!!”

Tut tut tut tut tut tut tut…….

“yak!! Kenapa kau malah mematikan teleponmu Hyung??” teriak frustasi Kyu yang sukses mendapat pandangan aneh dari semua orang yang lewat di jalan itu. Kyuhyun yang menyadari pandangan aneh dari semua orang bersikap wajar kembali, dan membenarkan letak penyamarannya.

“baiklah, awas saja kalian kalau sudah pulang ke dorm. Aku habisi kalian!!!!” gerutu Kyu

Ia pun mengetik sebuah pesan sesuai perintah Leeteuk.

To: Sungmin Hyung

Hyung, segera belikan gaun untuknya dan cepat booking salon!!!!

“Rencana selanjutnya siap di jalankan, kalau bukan karena PSPku mereka sita, aku tidak sudih melakukan pekerjaan bodoh ini, Kyu FIGHTING!!!” ucapnya dengan menggerakkan tangannya.

~oOo~

Jakarta, April 28th 2012

16.00 WIB

“Yak!! Siapa kalian?? Kenapa kalian menculikku?? TOLOOOONNNNGGGGGGG TOLONG!!” Teriak seorang gadis di suatu mobil.

“Hyung, ia berbicara apa??” bisik seorang namja pada namja yang sedang menyetir mobil itu.

“mollayo, Wookie-ya, hyung saja tida tahu, kau suruh Siwon saja untuk berinteraksi dengan gadis itu memakai bahasa inggris” perintah namja itu

“baiklah Hae hyung” jawab Wookie

“Siwon hyung kau tanyakan padanya dengan bahasa inggris, kami tidak mengerti apa yang ia katakan barusan” bisik Wookie pada namja yang bernama Siwon.

“Take it easy, we aren’t going to hurt you. We’ll take you somewhere, it’s for the survival of our brother ­(Tenanglah!!! kami tidak akan menyakitimu. kami akan membawamu ke suatu tempat, ini demi kelangsungan hidup kakak kami)” ujar Siwon

“YES, BUT DO NOT HAVE TO LIKE THIS, WHO ARE YOUR BROTHER!!!( YA, TAPI TIDAK HARUS SEPERTI INI, SIAPA KAKAK KALIAN??)’’ Teriak gadis itu.

“Yesung Hyung.” Ujar Donghae keceplosan

“MWOYA!!!!”

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

Jakarta, April 28th 2012

MEIS

Di sebuah gedung terlihat begitu ramai, di dalamnya terdapat ribuan orang sedang berteriak histeris memanggil nama orang yang berbeda, orang-orang tersebut memakai satu warna, Sapphire blue seolah membentuk sebuah lautan, lautan itu mebentuk sebuah cinta, seolah cinta itu mereka persembahkan untuk seseorang. Teriakan mereka kembali riuh saat sembilan sosok namja muncul memakai jas hitam, begitu tampan. Sembilan sosok itu memulai menyanyikan sebuah lagu dan gerakan dance, dalam lagu tersebut seolah memberitahu pada dunia bahwa mereka adalah lelaki yang ada di dunia ini, lelaki yang patut di puji, lelaki yang di kagumi oleh ribuan wanita.

Usai lagu tersebut satu persatu dari mereka memperkenalkan diri mereka. Semua orang menjerit, tapi tidak untuk seorang gadis, ia justru menangis haru, tak jarang ia menggumamkan satu kata YESUNG, itulah yang ia gumamkan.

Di tengah acara, muncul seorang namja berpakaian jas hitam, ia berdiri, pandangannya seolah mencari sesuatu, mencari sesosok gadis yang telah memikat hatinya.

“Hyun Jin apa kau hadir??” batinnya

Ia pun mulai berbicara kepada penonton.

“Aku ingin mempersembahkan sebuah lagu untuk seorang gadis yang telah memikatku, ELF apakah kau merestuinya? Aku menyukainya, aku harap kalian juga menyukainya. Dan untuk gadis itu, bisakah kau temani aku menyanyi? Iringi aku dengan permainan pianomu yang menakjubkan itu, Jung Hyun Jin naega joha, mungkin ini terlalu cepat, tapi aku yakin kau juga menyukaiku, mengingat tatapan matamu yang berbeda padaku. Kemarilah, temani aku” ucap namja itu yang membuat ribuan ELF berteriak histeris. Sebuah sorot lampu panggung menyinari sosok gadis yang di maksud, gadis itu terlihat tegang dan grogi, dalam hatinya ia merutuki sikap namja itu.

Sesampai gadis itu di atas panggung, ia menggumamkan sesuatu pada namja itu.

“oppa, kau sungguh nekat” ucapnya sedikit berbisik.

“aku benar-benar menyukaimu” ujar namja itu

“tapi aku tidak menyukaimu oppa,….” ujar gadis itu membuat namja itu mengeratkan dahinya

“ELF, katanya ia tidak menyukaiku, apa yang harus aku lakukan??” teriaknya yang membuat ELF kembali berteriak

“oppa, aku tidak menyukaimu, karena aku mencintaimu” tambah gadis itu membuat namja itu memeluk gadis itu.

“Arghhh Yesung oppa kau menyakitiku” terdengar teriakan seorang gadis dari kerumunan ribuan ELF.

Yesung dan Hyun Jin memulai duet mereka.

~oOo~

In backstage


“Hyung, rencana kita sukses, dan cepat kembalikan PSPku hyung” rengek Kyuhyun

“Shireo!!! Aku ingin memainkannya” Tolak Donghae

“YAK!!! IKAN MOKPOOOOOOOO!!!!!!!!!!!!” teriak Kyuhyun

~oOo~

seusai penampilan dari sembilan namja tersebut atau lebih di kenal Super Junior, ribuan ELF menangis, mereka membungkukkan badan mereka 90 derajat, mereka juga berteriak.

“OPPAAA SEE YOU SOON AT SS5INA, WE WILL WAIT YOU BACK WITH KIBUM OPPA, HANGENG OPPA, HEECHUL OPPA AND KANGIN OPPA”

~oOo~

“oppa apa yang kau katakan tadi itu benar??” tanya Hyun Jin

“aku selalu mengatakan apa yang bagiku itu benar, aku menyukaimu Hyun Jin” ujar Yesung sembari memeluk Hyun Jin erat. Dalam hati Hyun Jin ia sangat mensyukuri keajaiban ini, mensyukuri dirinya yang telah menjadi kekasih seorang Kim Jong Woon yang ia cintai.

“apakah ini mimpi oppa?? Jika benar ini mimpi, tolong jangan bangunkan aku, aku ingin selamanya tetap seperti ini.” pinta Hyun Jin

“kau tidak sedang bermimpi Hyun Jin-ah, inilah kenyataannya, kau sudah ada di samping kami” ujar Leeteuk

“Hyun Jin, kita tidak sedang bermimpi” ujar Rae Hee kemudian

“Terima kasih Hyun Jin, karenamu aku juga bisa bertemu dengan Ikanku ini” timpal Euhyun

“aku juga bisa bertemu dengan iblis ini” seloroh Yeon Hyo

“dan aku juga bisa bertemu dengan Simba ini” ujar Hyebin

“kita ini ELF yang paling beruntung” ujar kelima sahabat itu

“ya, walaupun aku tak bisa bertemu dengan Heechul secara langsung sih, tapi tak apa, aku sudah mempunyai nomor handphonenya, ya siap-siap saja kau sering mentraktirku pulsa” ujar Rae Hee

“hahahahahahahahahahaha” tawa mereka bersama-sama

“hyung, mereka bicara apa??” tanya Kyu pada Eunhyuk

“mollayo kyu”

“tapi aku menyukai gadis jutek itu” tambah Kyu sambil menunjuk sosok Yeon Hyo

“aku juga menyukainya” timpal Donghae menunjuk Euhyun

“aku juga” sambar Siwon menunjuk Hyebin

“andai saja kita tidak menuruti persyaratan Hyun Jin untuk mengajak sahabat-sahabatnya, kita tak bisa bertemu mereka” tambah Donghae yang mendapat anggukan dari Kyu dan Siwon pertanda setuju.

“yahhhhh sayang sekali gadis itu menyukai namja gila seperti Heechul hyung” ujar Eunhyuk menunjuk Rae Hee dan mendapat plototan dari Leeteuk sang leader.

“Tuhan, terima kasih kuucapkan kepadaMu, kau bahkan memberikan aku keajaiban yang seperti ini, terima kasih Tuhan…. ”

“terima kasih karena kalian mengenalkanku pada Super Junior” ujar Hyun Jin memeluk sahabatnya satu persatu, dan Yesung yang melihat itu hanya ikut tersenyum.

“tetaplah bermimpi dan yakinlah bahwa mimpi itu akan menjadi kenyataan, dan ini benar-benar sebuah keajaiban, cintaku terbalaskan” batin Hyun Jin memeluk keempat sahabatnya, dan semua member Super Junior pun ikut memeluk mereka.

In Other Place


“YAK!!! Kenapa telingaku panas sekali??” ujar seorang namja

“Heechul-ah, kkaja siaran!!” perintah seorang namja kepada namja yang bernama Heechul itu.

 

 

 

THE END